Mengabdi Ikhlas Untuk Masa Depan Lebih Baik
oleh : Dinmas Ibnu Makkah
Mengabdi pada masyarakat merupakan hal yang wajib
dilakukan setiap pemuda sebagai generasi baru yang akan melanjutkan estafet
perjuangan dan kehidupan di masa yang akan datang. Saya melakukan pengabdian di
Kecamatan Pujon Desa Bendosari Dusun Cukal. Pengabdian yang saya lakukan di
dusun itu cukup banyak, salah satunya yang terfokus adalah pada penanaman Asman
Toga (Asuhan Mandiri Tanaman Obat keluarga) dan P2L (Pekarangan Pangan Lestari).
Hal ini dikarenakan sudah ditentukan dan disarankan oleh kepala desa/lurah
setempat.
Sebelum berangkat kelompok saya sudah terlebih
dahulu mensurvey desa dan khususnya
dusun yang akan kami tempati nantinya. Dusun
Cukal ini adalah dusun ter – strategis di Desa Bendosari dikarenakan di
dusun ini terletak Balai Desa bendosari dan rumah Ibu lurah juga bertempat
disana. Secara kebetulan, ternyata tempat asuh untuk anak KKM juga bertempat
tepat di sebelah rumah ibu lurah sehingga dapat terpantau secara langsung. Dan lagi
tepat di depan tempat kami tinggal terdapat KOP SAE atau koperasi susu desa
bendosari cabang dusun cukal dan secara otomatis kelompok saya akan berkunjung
dan ikut serta pemerasan susu sapi langsung.
Kelompok kami datang di Dusun Cukal ini pada tanggal
26 Desember 2021. Saat kedatangan kami selain menaruh barang, kami langsung
sowan ke bu lurah untuk membahas pembukaan kegiatan KKM di Dusun Cukal. Pada
akhirnya kita sepakati bersama bu lurah pembukaan KKM pada tanggal 28 Desember
2021.
Pembukaan KKM yang kami laksanakan cukup sederhana
dan tetap melaksanakan protokol kesehatan . Pembukaan dilaksanakan di balai
desa bendosari dengan mengundang perangkat desa diantaranya ibu lurah, kader
asman toga, kepala P2L, ibu PKK, karang taruna dan lain sebagainya. Pembukaan
KKM kami diresmikan langsung oleh bu lurah dan juga sekaligus pemberian amanah
untuk pengelolaan Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga dan Pekarangan Pangan
Lestari. Terakhir foto bersama bu lurah dan jajaran perangkat desa.
Setelah pembukaan selesai kita mulai menata jadwal
yang akan menjadi kegiatan sehari – hari kita dalam menjalankan proker yang
telah ditentukan. Proker utama kami tentunya pengelolaan Asuhan Mandiri Tanaman
Obat Keluarga (Asman Toga) dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Proker lainnya
sesuai divisi masing masing, seperti divisi pendidikan memiliki proker bimbel
atau bimbingan belajar untuk anak SD/MI dan juga divisi keagamaan memiliki proker
mengikuti kegiatan belajar mengajar di TPQ yang kolaborasi dengan divisi
pendidikan lalu proker lainnya yakni mengikuti kegiatan rutinan keagamaan masyarakat
disana seperti tahlil, istighosah, rutinan istighosah IPNU IPPNU. Dan proker
lain dari divisi sosial yaitu membantu setiap acara yang membutuhkan banyak
bantuan serta memasang plang untuk penunjuk arah di jalan masuk dusun cukal
bendosari. Kemudian proker yang terakhir yakni dari kesehatan yaitu mengikuti
kegiatan posyandu, pembersihan masjid dan sosialisasi.
Proker utama kami jalakan setiap hari. Mulai dari
hari setelah pembukaan kami membersihkan tempat penanaman serta menyiram tanah
kering dan juga mencatat apa – apa saja yang diperlukan serta memulai penataan
tempat yang lebih baik. Di hari selanjutnya setelah kami mencabuti rumput –
rumput liar dan menyiram tanah kering, kami mulai membeli bahan bahan seperti
sekam (tanah yang dicampur dengan tai ayam sebagai pupuk organik), kemudian poly bag dan bibit. Kami membeli bibit
kurang lebih sebanyak 1500 bibit. Dari 1500 bibit tersebut sudah termasuk bibit
tanaman obat keluarga dan pekarangan pangan lestari. Jenis dari tanaman obat
keluarga sendiri ada kunyit, jahe, pecut kuda, daun kelor, kenikir, lempuyang,
kumis kucing, rosella dan lain sejenisnya. Untuk tanaman pekarangan pangan
lestari terdapat tomat, brokoli, terong, cabe dan seledri. Penanaman dilakukan
selama kurang lebih 2 minggu namun tidak berturut – turut. Selain menanam kami
juga selalu memastikan tanaman ini dalam keadaan baik, seperti menyiram setiap
pagi dan sore serta memindahkan yang layu serta menata posisi agar tidak
berdempetan sehingga dapat tumbuh dengan baik.
Proker selanjutnya yaitu dari pendidikan dan
keagamaan. Proker dari pendidikan yaitu bimbingan belajar. Bimbingan belajar
ini diberikan secara gratis kepada adik – adik dan berfungsi untuk membantu
adik – adik yang kesulitan dalam belajar. Kegiatan bimbel ini dilakukan setiap
selesai maghrib sampai isya’. Kemudian proker keagamaan yang kolaborasi dengan
pendidikan yaitu ikut serta mengajar TPQ. TPQ yang kami pegang ada dua lembaga
yaitu TPQ Daarus Salam dan LPA Sabilul Khoirot. Proker keagamaan yang kedua yaitu
mengikuti kegiatan rutinan keagamaan seperti tahlil, istighotsah dan pembacaan
sholawat diba.
Selain pendidikan dan keagamaan, ada juga proker
dari divisi sosial yaitu pemasangan plang dan banner. Plang yang dipasang yaitu
penunjuk arah di pertigaan jalan menuju bendosari dan sukomulyo. Kemudian
pemasangan banner di depan rumah Kepala Dusun sebagai bentuk pencegahan
pembuangan sampah sembarangan di selokan.
Proker terakhir milik kelompok kami yaitu dari
divisi kesehatan. Proker pertamanya yaitu mengikuti kegiatan posyandu yang di
adakan di balai kesehatan di dekat SMPN 4 Cukal. Posyandu ini hanya terlaksana
satu kali selama kami KKM dan kami ikut serta dalam membantu ibu – ibu
menyelesaikan tugas. Di posyandu sendiri terdapat dua macam penanganan yakni
kepada balita dan juga kepada lanjut usia. Yang di periksa antara lain, berat
badan, tinggi badan, lingkar perut dan tensi. Kemudian ada sosialisasi yang
kami laksanakan di SMPN 4 dengan tema pernikahan dini. Kami mengambil tema
pernikahan dini sebab banyak terjadi di dusun cukal ini orang dan anak yang
kurang edukasi mengenai pernikahan. Banyak terjadi anak lulus SMP tidak
melanjutkan ke jenjang selanjutnya dan langsung menikah. Hal ini dikhawatirkan
karena emosi yang masih labil serta reproduksi yang belum sempurna membuat
rumah tangga menjadi tidak ideal. Selain posyandu dan sosialisasi terdapat
senam ahad pagi yang dilaksanakan setiap ahad pagi bersama ibu – ibu, namun
hanya terlaksana dua kali sebab di dua minggu lainnya ibu – ibu mendapati acara
pernikahan sehingga sibuk menyiapkan segala persiapan pernikahan. Proker
terakhir dari divisi ini adalah pembersihan masjid setiap hari jumat pagi.
Pembersihan masjid dilakukan sebagai sarana pencegahan covid dan upaya
penjagaan kebersihan masjid setempat. Bagian – bagian yang di bersihkan antara
lain kamar mandi, almari alqur’an dan mukenah, bagian dalam masjid, balkon,
teras dan juga halaman masjid. Kami juga memberikan Hand Sanitizer di masjid supaya digunakan orang – orang saat akan
memasuki masjid agar lebih steril.
Terakhir, kami melaksanakan acara penutupan 2 kali
yaitu penutupan dan perpisahan kkm bersama TPQ, MI dan anak bimbingan belajar.
Dan kedua penutupan dan perpisahan resmi dengan bu lurah beserta perangkat desa
bendosari yang di laksanakan dengan tumpengan. Di hari terakhir kami juga sudah
berpamitan kepada seluruh warga dan sudah memeriksa tanaman toga serta P2L.
Setelah semua proker selesai kami bergegas merapikan semua barang kami dan
segera kembali serta mengembalikan semua yang sudah seharusnya kami kembalikan.
Kami berharap apa yang kita tanam disana dapat dituai dengan baik. Sekian dari
saya, semoga bisa bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar