Pengertian jenis – Jenis layanan Bimbingan Konseling ,(layanan dasar, layanan, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem)
Halo sobat! Welcome!
Pada tulisan kali ini kita membahas tentang jenis layanan
bimbingan konseling, yuk langsung aja kita bahas!
1.
Layanan Dasar
Layanan ini merupakan layanan yang diberikan langsung kepada konseli dengan
maksud agar konseli dapat mengoptimalkan potensi dirinya hingga bisa menjadikan
suatu kemandirian. Layanan ini berfungsi sebagai pengarah an juga
pemfasilitasan bagi konseli atau siswa dalam menuju tujuan dalam
pembelajarannya, dalam segi akademik misalnya pada karir al lain yang
berhubungan dengan perkembangannya kelak.
2.
Layanan Responsif
Pelayanan tanggap darurat adalah pelayanan yang diberikan secara sistematis
yang memerlukan tanggapan segera dalam keadaan darurat. Layanan ini diberikan
kepada siswa sebagai konselor yang mengalami kesulitan dan membutuhkan
konseling untuk mengatasinya.
Tujuan dari layanan responsif adalah untuk membantu siswa memenuhi tuntutan kebutuhan kognitif saat ini
dengan mengatasi kemunduran yang mereka alami dan hambatan untuk tugas
perkembangan mereka. Akibatnya, layanan adaptif diberikan kepada semua siswa
untuk memenuhi persyaratan pengembangan kemandirian, baik untuk kemandirian
emosional, untuk kemandirian perilaku, dan untuk kemandirian tentang
nilai-nilai.
3.
Perencanaan
Individual
Layanan perencanaan individual dapat dipahami sebagai membantu semua siswa
dalam membuat dan mencapai rencana masa depan, berdasarkan pemahaman tentang
kekuatan dan kelemahan mereka pribadi. Bantu siswa melacak dan memahami
pertumbuhan dan perkembangan mereka sendiri, lalu merencanakan dan melaksanakan
rencana tersebut berdasarkan pemantauan dan pemahaman mereka. Dapat juga
dikatakan bahwa pengabdian ini dimaksudkan untuk membimbing seluruh mahasiswa
agar (1) mereka memiliki kemampuan untuk menentukan tujuan mereka sendiri untuk
merencanakan atau mengelola pengembangan mereka sendiri, baik secara pribadi,
sosial, akademik, dan sosial pelatihan dan karir, (2) dapat belajar untuk
mendukung dan memahami perkembangannya, dan (3) dapat melakukan kegiatan atau
tindakan berdasarkan pemahaman atau tujuan tindakan konstruksinya.
4.
Dukungan Sistem
Komponen pendukung sistem adalah kegiatan manajemen yang memperkuat,
memelihara, dan meningkatkan keseluruhan arah dewan melalui pengembangan
profesional, hubungan masyarakat dan karyawan, dan konsultasi dengan pendidik,
staf, penasihat staf/ahli, komunitas yang lebih luas, manajemen program,
penelitian dan pengembangan.
Ketiga komponen program di atas merupakan pemberian langsung layanan
bimbingan dan konseling kepada siswa, sedangkan dukungan sistemik adalah
komponen program yang secara tidak langsung memberikan dukungan kepada siswa
atau memfasilitasi perkembangan siswa
yang harmonis. Program ini memberikan dukungan supervisi guru untuk
memperlancar pelaksanaan ketiga program layanan tersebut.
Referensi :
Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan dan
Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud (2014)
Aprilia, Imas Diani (2009.) Model Hipotetik Bimbingan
dan konseling Kemandirian Remaja Tunarungu di SLB-B.Disampaikan dalam Seminar
dan Lokakarya Model Bimbingan Kemandirian Remaja Tunarungu di SLB-B Negeri
Cicendo Bandung
Zuraida Lubis (2005) Peningkatan Hasil Belajar MAta
Kuliah BK Perkembangan dengan Menggunakan Aplikasi Software ITP dan ATP dalam
Layanan Dasar, Layanan Responsif, Layanan Perencanaan Individual, dan Dukungan
Sistem
http://alrizput.blogspot.com/2015/02/jenis-jenis-layanan-bimbingan-dan.html
diakses pada 2/6/22 pukul 9.15
Komentar
Posting Komentar